Sunday December 21, 2014

Tanya Jawab tentang Jalur Merah, Re-Import, Transaksi On-line | Customs & Government Agent | Forum

Forum Komunitas Profesional Ekspor Impor Indonesia

 
You must be logged in to post Login Register


Register? | Lost Your Password?

Search Forums:


 






Minimum search word length is 4 characters – Maximum search word length is 84 characters
Wildcard Usage:
*  matches any number of characters    %  matches exactly one character

Tanya Jawab tentang Jalur Merah, Re-Import, Transaksi On-line
Read original blog post

Post
Admin

Editor

Jakarta

posts 48

3:59 pm January 6, 2012

• lia May 14, 2009 5:44 pm
Maaf pak, sy mau tanya proses perubahan jalur merah ke jalur hijau gimana ya? Bisa saya minta peraturan2 nya yg dari Bea Cukai. Kabarnya proses ini lama sekali y? Biar cepet harus gimana dan apa perlu di audit oleh orang Bea Cukai. Terima Kasih
• lia May 15, 2009 9:44 am
Pak Rahman, mohon bantuannya.
Saya sedang bingung dengan istilah penetapan jalur, yang jadi pertanyaan bisa atau tidak suatu perusahaan berubah jalurnya, dari jalur merh ke hijau. Prosedur apa saja yg harus dijalankan. Sy sgt mengharapkan jawaban bapak segera. Terima kasih sebelumnya.

Penjaluran Bea Cukai merupakan penerapan Manajemen ResikoKepabeanan terhadap penanganan keluar masuknya barang yang melintasi wilayah pabean. Seperti kita kenal bahwa terdapat macam-macam penjaluran (Hijau, Kuning, Merah, Prioritas dan Mitra utama (MITA)). Panjaluran ini merupakan hak prerogratif pihak bea cukai. Mereka melakukan analisa berdasarkan tingkat resiko usaha suatu perusahaan, tingkat resiko barang dll yang dikelompokan dalam High Risk, Medium Risk dan Low Risk.

Untuk penentuan kapan dan bagaimana suatu perusahaan dapat berpindah dari jalur merah menjadi jalur hijau, itupun tergantung hasil kajian dan keputusan bea dan cukai yang diambil dari penilaian, kinerja dan performa kegiatan export import perusahaan tersebut, diantaranya adalah dengan melakukan audit perusahaan, mempertimbangkan besarnya volume transaksi ekspor impor yang telah dilakukan, melihat pelanggaran / kesalahan dalam proses kepabeanan yang telah dilakukan oleh perusahaan dll. untuk perusahaan baru biasanya masuk jalur merah untuk 1 tahun pertama, itupun masih tergantung hasil penilaian bea dan cukai. Kita tetap bisa mengajukan diri untuk berpindah jalur, tetapi hak untuk memutuskan tetap pada Bea dan Cukai berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas.

• Widya May 15, 2009 10:36 am

Pak, mau tanya tentang reimport barang. Kami melakukan export/import barang dari/ke Head Office. Kadang kala barang export kami ditolak karena alasan quality oleh head office dan diminta untuk direinspeksi ulang untuk kemudian dikirim lagi.
Untuk mengurangi biaya kirim, barang cacat yang jumlahnya sedikit ini disertakan dalam pengiriman barang-barang lain (normal) dalam container FCL.
Masalahnya saya selalu diminta oleh custom untuk tidak mencampur dengan normal delivery.
Peraturan mana yang bilang gitu ya?
Kami berada di KB EPTE
• Widya May 15, 2009 10:42 am

Mau tanya Pak, memang ada aturannya barang reimport (karena abnormal) harus dikirim terpisah dengan import normal?
Kami berada dikawasan EPTE
Terima kasih

Dengan keterbatasan saya, terus terang saya belum pernah membaca peraturan yang mengharuskan dipisahkannya kedua jenis barang tersebut. Menurut saya, selama dokumen-dokumen pendukung (Invoice, B/L dll.) mencantumkan dengan jelas kondisi dan keterangan barang dan juga harga yang sebenarnya, hal itu tidak masalah.
Mungkin kalau nanti saya menemukan aturannya saya bisa informasikan. Terima kasih.

• nasirajja May 13, 2009 6:19 pm
tolong ya, pengertian transaksi perbankan secra online itu pa ya???? tugas neh

Transaksi on-line perbankan pada praktiknya adalah adanya sistim transaksi yang dapat membuat suatu transaksi/operasional dapat berhubungan secara lansung melalui jaringan electronic sehingga lebih cepat terupdate dan real time. Dengan demikian terciptanya "link" antara kantor-kantor bank tersebut, dan juga institusi lain seperti antar bank dengan pihak-pihak terkait BI, Bea Cukai, KPKN dll.

Terima Kasih
Mudah2an Bermanfaat


Read original blog post

New Member

lia-hs

posts 1

1:24 pm February 14, 2012

Post edited 1:28 pm – February 14, 2012 by lia-hs


Selamat siang,

 

Saya mau tanya apakah importir food supplement dan kosmetika tidak bisa melakukan perubahan jalur merah ke jalur hijau? Jika bisa bagaimana cara pengajuannya ke Bea Cukai?? Syarat dokumen yang diperlukan apa? Dan apakah ada peraturannya?

Admin

Editor

Jakarta

posts 48

10:41 am February 23, 2012

Masalah penjaluran secara umum adalah kalkulasi resiko bea cukai terhadap tinggi rendahnya tingkat resiko Barang dan Perusahaan/importir. dua hal tersebut (Barang dan Perusahaan) sangat mempengaruhi penentuan penjaluran yang terus dievaluasi oleh pihak BC, untuk pengajuan boleh2 saja, bisa datang langsung ke Kantor Pusat Bea dan Cukai dengan membawa dokumentasi pendukung tentang perusahaan dan barang yang akan diimpor, akan tetapi keputusan nantinya tetap berdasarkan hasil evaluasi mereka.

 

segitu dari saya, mungkin yg lain ada yg ingin menambahkan..

New Member

atriisma

posts 2

5:26 pm July 28, 2013

selamat sore,

 

saya mahasiswa yang sedang mengambil judul tugas akhir tentang penjaluran dalam impor. Ingin bertanya, kriteria apa saja untuk suatu barang ditetapkan/masuk dalam kategori jalur hijau, kuning, merah, mita prioritas dan mita non prioritas.

serta penjaluran tersebut teratur dalam undang-undang bea cukai no berapa?

mohon sekali bantuannya, terimakasih

New Member

arwie

posts 1

12:32 am September 2, 2013

salam kenal pak,

 

saya bekerja pada perusahaan eksportir, karena kegiatan usaha kami hanya eksport maka kami tidak ada legalitas API

Kami mengexport dalam dokumen 1 PEB = 1x20' FCL (box packaging dengan beberapa HS barang) tetapi di negara tujuan ada 1 HS barang kami  (beberapa box) di tolak karna harus ada test lain yang diperlukan dan ini baru pertama kali terjadi karena adanya peraturan baru di negara tujuan untuk HS barang ini.

 

Mohon bantuannya pak apakah:

1. untuk melakukan re-import kami harus mempunyai legalitas API dan membayar bea masuk?

2. Bisakah re-import yang dilakukan hanya untuk barang yang ditolak  (beberapa box) mengingat semua barang dalam 1 PEB & PIB?

Terima Kasih..

New Member

HUSENTO

posts 1

4:39 pm October 13, 2014

salam kenal

untuk masalah yang dihadapi oleh P'Arwie, saya hanya bisa menjawab pertanyaan no.1

sepengetahuan saya diperbolehakan untuk import tanpa API tetapi hanya diperbolehkan hanya 1 X saja ( Peraturan Dirjen Bea cukai No. P-34/BC/2007 ).Semoga menjadi bahan referensi


About the www.EximproMagazine.com Forum

Forum Timezone: UTC 7

Most Users Ever Online: 28

Currently Online:
1 Guest

Currently Browsing this Topic:
1 Guest

Forum Stats:

Groups: 4
Forums: 31
Topics: 63
Posts: 81

Membership:

There are 1370 Members
There have been 2 Guests

There are 2 Admins

Top Posters:

susantoasman – 3
aan silkargo – 3
atriisma – 2
Bagus S – 2
aryo_prabowo – 1
budi rangkuti – 1

Recent New Members: asmy, anas, trans pratama logistics, HUSENTO, GUGUN, debby