Sunday October 26, 2014

Tanya Jawab tentang API, SRP dan Import QQ.

Tanya :

Selamat siang Pak, saya ingin bertanya mengenai import dengan metode q.q. perusahaan ini sudah memiliki API tapi karena terbentur beberapa hal, mereka ingin menggunakan import dengan metode q.q. tersebut.
Apakah perusahaan yang sudah memiliki API boleh menggunakan metode tersebut pak?
saya sudah membaca peraturan yang berhubungan dengan metode q.q., tapi saya tidak menemukan kalimat yang menegaskan bahwa perusahaan yang sudah meiliki API tidak boleh menggunakan metode ini.

Terima kasih banyak Pak sebelumnya.

Web ini sangat membantu, semoga sukses selalu.

Jawab :

Terima kasih bu atas atensinya,
seperti pada artikel saya yang lalu, sebetulnya metode q.q (qualitate qua) dalam impor sudah tidak diperkenankan lagi oleh deperindag salah satunya untuk menghindari importir fiktif dan tertib administrasi. akan tetapi pada pelaksanaanya masih banyak yang menggunakan.

jika dilihat dari fungsinya, metode q.q. ini untuk transaksi impor yang akan dilakukan importir yang belum memiliki API dengan cara “meminjam” API orang lain.

Sedangkan jika ibu sudah memiliki API, pertanyaannya mengapa masih harus q.q.? jika APInya ada masalah, seperti apa masalahnya? karena hal ini dapat menentukan bisa atau tidaknya ibu menggunakan API orang lain.

saya tunggu penjelasan lebih lanjutnya..

Terima Kasih
Mudah2an bermanfaat.

Tanya :

terima kasih banyak pak atas jawabannya.

Perusahaan tersebut memang sudah memiliki API, tetapi terdapat kendala dalam pengurusan SRP karena perusahaan tersebut belum mendapatkan SK Kehakiman (terkait dengan masalah dengan sisminbakum),karena itu juga belum mempunyai TDP dan rekening bank.

saya sudah bertanya pada dirjen bea cukai, kata mereka perusahaan akan sulit untuk tembus dalam verifikasi untuk mendapatkan SRP, karena itu perusahaan tersebut ingin memilih metode q.q ini.

Apakah ada jalan keluar lain pak?
dan saya masih mencari kalimat mengenai tidak bolehnya perusahaan yang memiliki API untuk melakukan metode q.q.
Apa bapak bisa bantuk saya untuk merefer ke Pasal berapa dan peraturan yang mana?

Mohon pencerahannya =}

Jawab :

Setelah kebijakan Dept. Keuangan cq. DJ Bea dan Cukai untuk mewajibkan importir melakukan registrasi (SRP) memang banyak kejadian seperti ini, dimana Importir yang sudah memiliki API tetapi belum memiliki SRP tidak bisa melakukan impor.

Untuk ketentuan mengenai importir dengan qq. sepertinya tidak mengikat perusahaan ibu, tetapi mengikat Importir pemilik API yang akan membantu Impor barang perusahaan Ibu, dan sejauh analisa saya hal ini tidak menyalahi, karena Importir tersebut telah memiliki izin/API dan melakukan proses impor seperti ketentuan yang berlaku, masalah peruntukan barang impor tersebut nantinya tidak ada dalam ketentuan tersebut.

Kita anggap Perusahaan Ibu tidak bisa Impor dan Ibu harus mencari perusahaan yang mau mengimporkan barang ibu dengan 2 alternatif.
1. Impor dengan qq.
dalam proses ini perusahaan ibu masih terlibat dalam hal dokumentasinya, yang tercantum sebagai indentor (Importir qq. Indentor), yang artinya Importir pemilik API hanya melakukan proses impor barang berdasarkan pesanan dari Indentor. sepertinya hal ini bisa ibu tempuh, selama Importir yang memiliki API tersebut bersedia, karena sepertinya hal itu tidak menyalahi ketentuan Dept. Perdagangan.
Dokumentasi dan kepemilikan barang tetap nama perusahaan ibu, dan Ibu biasanya hanya membayar Handling Fee / Komisi jasa impor kepada Importir tersebut.
dari sisi importir tersebut pun prosesnya tidak terlalu rumit, mereka tidak perlu memperlakukan barang tersebut menjadi persediaannya dan melakukan penjualan dlsb. yang akan berefek pada perlakukan pajaknya (untuk membalancing pajak masukan dan pajak keluaran).

2. Impor tanpa qq.
Dalam hal ini Importir tersebut benar-benar bertindak sebagai importir, baik proses maupun dokumentasinya. Perusahaan ibu tidak terlibat dalam dokumentasi impornya, hanya nama importirnya saja. setelah barang diterima importir, importir tersebut “menjual” barang tersebut ke Perusahaan ibu. dalam hal ini memang pihak importir lebih repot dalam perlakuan barang dan perpajakannya, perusahaan importir harus mengatur PPN dan PPnBM(jika ada) masukan kemudian mengenakan lagi pada saat penjualan kepada pihak ibu.

Mudah2an bermanfaat.

Join the forum discussion on this post
Filed in: Customs & Govt Agent, General Business, Import & Procurement, Info Teknis, Transport & Logistic

31 Responses to “Tanya Jawab tentang API, SRP dan Import QQ.”

  1. calvin
    March 13, 2009 at 6:16 pm #

    selamat sore pak,
    saya mau tanya, mengenai registrasi kepabeanan yang dilakukan oleh Dirjen Bea cukai (Depkeu), dengan registrasi importir yang dilakukan oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri (Depdag), sebenarnya letak perbedaannya dimana? (dasar hukumnya apa ya pak) trus yang melatar belakangi diberlakukannya kewajiban 2 registrasi tersebut apa ya pak? karena kan esensi dari kedua registrasi tersebut sepertinya hampir sama.

    terima kasih pak atas perhatiannya.

  2. Kris
    March 20, 2009 at 3:26 pm #

    Perkenalkan sy peg. BI dimana tiap tahun hrs mengimpor kertas uang dr Luar Negeri. Dikarenakan BI tidak boleh mempunyai API, kami dibantu oleh Perusahan handling impor yg memiliki API. Terkait dengan pertanyaan Sdr. Merari March 5, 2009 1:15 pm dan E-47/PJ/2008 tentang Pencabutan SUrat Edaran DIrektur Jend. Pajak dan Surat Penegasan Tentang Penggunaan Metode QQ pada faktur pajak standar. Apakah nantinya dalam pengeluaran barang tidak mengalami kesulitan? dan apa langkah2 yang diperlukan dalam hal ini?

  3. Yin
    March 30, 2009 at 10:19 pm #

    Malam Pak, mohon bantuannya untuk penjelasan penggunaan metode q.q , jika perusahaan perwakilan asing ( BUT ) di indonesia ingin melakukan impor, apakah bisa menggunakan metode q.q ? atau jika barang tersebut di import menggunakan nama importir dan Bea masuk & pajak2 yg timbul ( PIB ) dibayar sendiri menggunakan nama importir..untuk mengakui pajak2 yg telah dibayar dan pengakuan atas barang impor tersebut bagaimana ? Thanks atas bantuannya.

  4. junita haryani haris
    April 14, 2009 at 10:12 am #

    Pagi pak, saya mau tanya. untuk perusahaan yang baru saja berdiri apakah bisa join API/APIT dengan perusahaan lain/kargo sebelum perusahaan itu memiliki API/APIT sendiri?

  5. Arif
    April 28, 2009 at 9:13 am #

    Selamat pagi pak.
    Mohont informasi jika saya akan melakukan import pertama tanpa SRP, apa saja persyaratannya? Jika ada saya mohon dikirimkan contoh surat permohonan tsb kepada Kepala Kantor Pelayanan BC di Tanjung Priuk.
    Terima Kasih.
    Arif

  6. April 30, 2009 at 1:14 pm #

    Saya akan coba membantunya, untuk identor yang akan impor qq yang diperlukan adalah Surat Pengukuhan (PKP)dan NPWP dan untuk importir yang mempunyai API tetapi belum SRP hanya diberi kesempatan sekali impor dengan menggunakan API tsb dan dokumen pelengkap impor lainnya yg dikirim dari shipper. Terima kasih

  7. Yudha
    June 26, 2009 at 3:25 pm #

    Selamat Siang Pak,
    Saya mau tanya. Perusahaan Saya saat ini akan melakukan import buku – buku musik dalam teks bahasa inggris. Dan saya pernah import sekali menggunakan API-U tanpa SRP. Kendala saya sekarang bagaimana untuk import lagi, sedangkan untuk pengurusan SRP pernah saya ajukan online tapi ditolak karna pembukuan tidak lengkap. Apakah ada jalan lain untuk import lagi. Terima Kasih atas jawabannya.

  8. September 11, 2009 at 3:56 pm #

    Perusahaan kami mempunyai masalah akan melakukan re-impor karena barang ditolak di luar negeri dan dikembalikan lagi untuk direpair. Permasalahannya API-P sudah pernah dipakai sekali impor. Sedangkan SRP belum punya karena registrasi secara online selalu tidak valid. Untuk impor umum tidak bisa karena produk ada tulisan made in Indonesia. Mohon solusi masalah tersebut.

    • Irvan
      June 24, 2011 at 2:24 am #

      Untuk permasalahan SRP, silahkan email irvank_odp@yahoo.co.id Kami akan berikan solusi nya untuk anda yg mempunyai kesulitan dalam pengurusan SRP

      Tks,

  9. KeonK
    September 17, 2009 at 10:46 pm #

    Selamat malam pak,…
    Saya mau tanya, mengenai registrsi importir (SRP) saya harus mengajukannya kemana, apakah ke kantor pusat Bea dan Cukai yg di rawamangun…?
    mohon penjelsannya, sekaligus kepada siapa dan ke bagian apa permohonan itu saya tujukan…?
    Thank’s atas infonya.

  10. February 6, 2010 at 12:46 pm #

    No : 0201 /PJCC-Trans /RCM /II / 2010
    Hal : Penawaran Jasa Customs Clearance & Transportasi

    Kepada Yth;

    IMPORT DEPT
    DI
    TEMPAT

    Dengan Hormat,
    Sehubungan dengan adanya kegiatan Export-Import di Perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, kami dari PT. Rajawali Cakrawala Mandiri salah satu Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Kepabeanan (PPJK) & Transportasi, mengajukan penawaran sebagai berikut:

    Adapun Tarif Jasa Customs Clearance dan Transportasi yang kami tawarkan Sebagai berikut:

    A. Jasa Customs Clearance dan Transportasi Via Pelabuhan Tg. Priok Jakarta:
    Jasa Customs Clearance Transportasi Jakarta Area
    - Min Charges 2000 Kgs LCL Rp. 400.000,-
    - Per 1000 Kgs berikutnya Rp. 200.000,-
    - 1 x 20” FCL Rp. 750.000,-
    - 1 x 40” FCL Rp. 850.000,- - Min Charges 2000 Kgs LCL Rp. 500.000,-
    - Per 1000 Kgs berikutnya Rp. 200.000,-
    - 1 x 20” FCL Rp. 1.400.000,-
    - 1 x 40” FCL Rp. 1.600.000,-

    B .Jasa Customs Clearance dan Transportasi Via Bandara Soekarna-Hatta Jakarta:
    Jasa Customs Clearance Transportasi Jakarta Area
    - Min Charges 200 Kgs Rp. 350.000,-
    - Per 100 Kgs berikutnya Rp. 150.000,- - Min Charges 200 Kgs Rp. 550.000,-
    - Per 100 Kgs berikutnya Rp. 250.000,-

    C. Biaya Lain-Lain
    – Rush Handling ‘’LCL’’ via Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Rp. 700.000,-
    – Rush Handling ‘’FCL’’ via Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Rp. 1.500.000,-
    – Rush Handling via Bandara Soekarno-Hatta Jakarta /per Doc Rp. 300.000,-

    D. Administrasi per Dokumen Rp. 100.000,-
    E. Transfer PIB /EDI System Rp. 150.000,-

    Tarif jasa yang tersebut diatas belum termasuk; Pajak Import,D/O,dan Sewa gudang/penumpukan,proses pengeluaran barang dapat kami kerjakan,02 s/d 03 hari kerja, terhitung sejak tanggal transfer PIB.

    Demikianlah Penawaran ini kami ajukan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

    Best Regards, Nb.
    - Kami juga melayani Under Name,Re-Addres Consignee,All-In
    Service,Domestics Seluruh Indonesia,dan Door To Door Services
    dari Negara-negara Asia dan Eropa lainnya.
    Gibran Abyan - Untuk Shipment Door To Door,Angkutan Domestics
    Marketing Manager & Transportasi luar kota harap di konfirmasi terlebih dahulu.
    PT.Rajawali Cakrawala Mandiri - Harga Borongan Khusus Furniture : FCL (40 & 40 HQ 150 Jt),
    Jl.Pramuka Raya No.19-A 2th Floor,Jak-Tim. FCL (20 Ft Rp.100 Jt) Status CIF Surabaya.
    Telp : (62-21) 8591 2260
    Fax : (62-21) 8590 0596
    Mobile : 0813 1801 4567
    E-mail : gibranabyan@yahoo.co.id

    Page 1 Of 2

    TARIF JASA IMPORT LCL DOOR TO DOOR SERVICES
    POL POD JENIS
    BARANG MIN
    CHARGES SERVICES QURENCY
    RUPIAH
    SINGAPORE JAKARTA
    By Sea - Spare Part 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.4.200.000,-
    - Electronic 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.4.500.000,-
    By Air - Spare part 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 70.000,-
    GUANGZHOU JAKARTA
    By Sea - Spare Part 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.3.250.000,-
    - Electronic 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.3.500.000,-
    By Air - Spare Part 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 92.000,-
    - Garment 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 100.000,-
    SHANGHAI JAKARTA
    By Sea - Spare part 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.5.400.000,-
    - Electronic 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.6.000.000,-
    By Air - Spare Part 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 97.000,-
    - Electronic 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 100.000,-
    HONGKONG JAKARTA
    By Sea - Spare Part 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.5.400.000,-
    - Electronic 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.6.000.000,-
    By Air - Spare Part 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 92.000,-
    - Electronic 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 100.000,-
    TAIWAN JAKARTA
    By Sea - Spare Part 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.5.100.000,-
    - Electronic 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.5.500.000,-
    By Air - Spare Part 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 92.000,-
    - Electronic 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 100.000,-
    BANGKOK JAKARTA
    By Sea - Spare Part 3 Cbm 3-4 Minggu Rp.7.000.000,-
    - Electronic 3 Cbm 3-4 Minggu Rp.7.200.000,-
    By Air - Spare part 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 92.000,-
    - Electronic 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 100.000,-
    Malaysia JAKARTA
    By Sea - Spare Part 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.5.100.000,-
    - Electronic 1 Cbm 3-4 Minggu Rp.5.500.000,-
    By Air - Spare Part 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 92.000,-
    - Electronic 10 Kgs 05-07 Hari Rp. 100.000,-
    Note:
    - Untuk pengiriman dari Negara Eropa harap
    di konfirmasi terlebih dahulu.
    - System pembayaran COD
    - Tariff tersebut di luar biaya Pick-Up
    - Harga Borongan Khusus Furniture
    Rp.150 Jt (FCL,40 Ft & 40 HQ)
    Rp.100 Jt (FCL 20 Ft) Status CIF Surabaya.

    Best Regards,

    Gibran Abyan
    Marketing Manager
    PT.Rajawali Cakrawala Mandiri
    Jl.Pramuka Raya No.19-A
    2th Floor,Jak-Tim
    Telp : (62-21) 8591 2260
    Fax : (62-21) 8590 0596
    Mobile : 0813 1801 4567
    E-mail : gibranabyan@yahoo.co.id

    Validasi,February,03-2010

    Page 2 Of 2

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.