Thursday July 24, 2014

Tanya Jawab tentang IMFPA, LC dan FOB / CIF

YTH. Bp. Rahman Hakim,

Wah, saya kagum masih ada orang yg sebaik Anda, menjawab pertanyaan org lain dengan hati dan pikirannya. Terima kasih banyak.
1. Saya attch IMFPA Form- untuk seller dan buyer code diisi apa? Transaction Code disi apa? Prosesnya- Agen tanda tangan, lalu dikirim ke buyer. Rangkap berapa? Siapakah saksinya? Dan bagaimana urut-urutan untuk menjadi sah didepan hukum? bila nanti fraud (tidak dibayar) bagaimana cara menuntutnya?
2. Berarti biaya- bank untuk LC transferable adalah MAX 1,5%+150 USD? 1,5% dari nilai LC yang diterima atau yg akan ditransferable? Artinya bila, kita untung 1,5%+150usd+ 0,1% saja- berarti 0,1% ini sudah merupakan keuntungan? karena tidak ada biaya lain2?
3. Irrevocable LC dan barang dikembalikan – kita jadi batall bayar- menunggu barang diterima?
4. Bagaimana cara membuat LC transferable tsb bisa dicairkan secara bertahap, atau setiap kali pengiriman, atau dicairkan awal (di tandai apa dikolom mana?)?
5. Apa kerugian seller tidak mau mengirim dengan CIF dan CNF? Siapa yg menanggung biaya untuk CIF condition bila barang dikembalikan (dianggap tidak sesuai)? (Irrevocable LC)
6. Bagaimana mengikat kontrak dengan supplier dan buyer. Sebab, supplier sudah menyerahkan offer dsb- ketika buyer sudah OK, supplier-nya dikontak hilang. Buyer minta barang tapi- sudah dicarikan deal semua, buyer-nya lari- hilang. Tidak mau dikontak.
7. Saya dapat order langsung- fresh order-hari ini-tadi pagi: 20,000-50,000 cassava. Dried Chip. China. Company di Semarang sudah mau kirim- tapi mereka hanya mau FOB Semarang. sedangkan buyer maunya CIF. kami baru bisa sedia 10,000 mt/month. Kebutuhan 50,000. Sedangkan harga sudah deal. Apa bapak bisa bantu saya? bagaimana solusinya? Bila bapak ada koneksi- kami mau membayar fee-nya untuk agen komisioning-nya.
Terima kasih atas penjelasannya. bila No 7 ada solusi- kami tunggu balasannya agak segera.
Terima kasih banyak. Semoga Indonesia lebih jaya, dengan orang-orang terbuka dan baik hati seperti bapak. Selamat berjuang.
regards,
wahyu

 

Jawab :

Bpk Wahyu,
Terima kasih atas atensinya, saya mencoba menjawab sejauh pengetahuan saya :

1. Untuk form IMFPA formatnya bisa berubah-ubah, ada yang membutuhkan code-code tertentu ataupun tidak, untuk form bapak, jika bapak belum/atau tidak menggunakan code dengan Supplier / buyer untuk kepentingan administrasi dan komunikasi, code-code tersebut tidak perlu diisi.
Yang tanda tangan adalah pihak-pihak yang terlibat di situ pak, PAYMASTER / penjamin/berjanji dan BENEFICIARY/penerima payment order. Prosesnya sama seperti Sales Contract, siapa inisiatornya
(biasanya seller/buyer) mengirimkan ke agent untuk dicountersign dan masing-masing memegang surat tersebut dan Payment Order.
Saksinya biasanya tidak ada pak, hanya mereka yang terlibat.
Menjadi sah di depan hukum dan masalah bila terjadi fraud hukum mana yang akan dipakai, tergantung hukum mana yang bapak pakai/acu pada IMFPA tersebut.

Dari semua itu, saya hanya ingin menekankan, bahwa apapun bentuk agreement yang bapak akan buat/sepakati, bapak harus menitikberatkan perhatian bapak kepada agreement clause, hak dan tanggung jawab, covering resiko dan kewajiban, sanksi dan hukum yang diacu.
yang jadi inti dari form IMFPA, bahwa : “Pihak yang diberikan janji/agent hanya berpegang pada pemberi janji/Seller/Buyer tidak ada jaminan dari pihak manapun. Bank dalam hal ini tidak dilibatkan atau ditunjuk sebagai penambah jaminan seperti halnya dalam Letter of Credit”.

2. Kurang lebih seperti itu, masing-masing bank berbeda-beda tarifnya. advising biasanya $25-$100, Transfer dihitung dari nilai LC yang ditransfer, Komisi Negosiasi dan settlement (jika ada)dihitung dari
nilai Invoice/realisasi penjualan. jangan lupa ada biaya komunikasi mail / telex / swift, besarannya kira-kira Rp. 100.000-200.000.

3. Anda harus diklarifikasi dulu nih, bahwa arti Irrevocable adalah tidak dapat diubah secara sepihak, jadi untuk mengubah LC harus persetujuan semua pihak.

4. kalau anda mau LC atau Transferable Lc dicairkan secara bertahap dapat dicantumkan pada field partial shipment : Allowed kalau pembayaran sebagian berdasarkan pengiriman barang yang juga sebagian / partial. kalau pembayaran sebagian berdasarkan pengiriman keseluruhan (atau dicicil) anda bisa tuangkan dalam field additional condition LC. atau bisa menggunakan Deffered Payment LC

5. Seller tidak mau mengirim dengan CIF dan CNF karena dia tidak mau menanggung biaya angkut barang (Freight) untuk CNF/CFR dan Asuransi untuk CIF. yang menanggung biaya untuk CIF condition bila barang tidak sesuai dikembalikan tetap seller, kecuali biaya-biaya pengembaliannya dan hal ini tidak ada hubungan dengan Irrevocable LC.

6. Sayangnya tidak ada pak, oleh karena itu muncul instrument-instrument penjaminan, seperti LC atau bank guarantee (kalau international biasa pakai Standby LC).

7. Kalau masing2 pihak mempersoalkan biayanya, kalkulasi saja pak harga pastinya freightnya berapa, premi asuransinya berapa, kemudian jelaskan kepada masing-masing pihak siapa yang mau mencover biaya ini atau atau 50:50, bisa dimasukkan ke dalam harga atau kompensasi lain, atau kalau komisi bapak terlalu besar, bapak saja yang tanggung he..he… karena dalam prakteknya hal-hal seperti ini bisa menjadi sandungan pak. Jangan lupa jelaskan resiko FOB dan CIF tersebut, biar kalau terjadi
apa-apa semua pihak sudah mengerti resikonya.

Semoga bermanfaat

Join the forum discussion on this post
Filed in: Export Marketing, Import & Procurement, Info Teknis, International, Trade Finance

10 Responses to “Tanya Jawab tentang IMFPA, LC dan FOB / CIF”

  1. Wahyu
    October 27, 2008 at 4:08 am #

    Yth. Bp. Rahman Hakim,

    Terima Kasih – untuk semua penjelasan yang telah diberikan.
    Sangat bermanfaat untuk saya.

    Selamat berjuang.

    Salam Hormat,

    wahyu

  2. October 27, 2008 at 4:11 am #

    Terima Kasih Kembali,

    Mudah-mudahan bisnis bapak juga lancar dan sukses

    Regards

  3. December 30, 2008 at 8:54 pm #

    B9nfXI Thanks for good post

  4. R.Fauzy
    January 15, 2009 at 4:28 pm #

    Yth,Bpk.Rahman Hakim

    Asallamu allaikum,

    Selamat Tahun Baru pak, saya ada sedikit pertanyaan, bagaimana regulasi untuk pencairan Bank Garansi yg benar dan apakah ada dana2 yg harus dikeluarkan seperti discounto atau provisi? Makasih Pak.

    Wasallamu Allaikum

  5. January 21, 2009 at 9:25 am #

    Selamat Tahun baru juga Pak Fauzi,

    Untuk pencairan Bank Guarantee tidak ada fee/Provisi yang harus dibayarkan ke Bank pak, bapak tinggak buat surat clain dengan membawa Bank Garansinya dilampirkan surat keterangan yang mendukung.
    untuk Disconto itu lazimnya untuk dokumen berdasrkan transaksi berjangka baik non LC maupun LC Berjangka (Usance/Deffered Payment).

    Mudah2an Bermanfaat.

  6. Zamzam
    December 1, 2009 at 1:58 am #

    Pak Rahman tolong perjelas definisi yang disepakati oleh global trading arti dari
    1. CIF
    2. CNF (penulisannya apakah CNF atau C&F atau punya pengertian yang berbeda
    3. FOB

  7. Bagus
    February 11, 2010 at 10:54 pm #

    apa kabar pak…saya ingin terjun ke bisnis eksport import, ada beberapa teman saya yg mempunyai produk2 pertanian dan saya jg ada bbrp teman di luar negeri yg membutuhkan produk2 tsbt. Intinya saya ingin memfasilitasi mereka, yg ingin saya tanyakan adalah :
    1. kelengkapan dokumen apa saja yg harus di miliki oleh penjual dari indonesia agar dapat mengeksport
    2. jika menggunakan FOB apa berarti kita menaggung biaya kirim pelabuhan
    3. tahapan transaksi dari awal sampai pecairan apa saja
    4. bagaimana saya memposisikan diri saya agar semua bisa slg menguntungkan dan dpt uang

    maap kiranya pertanyaan saya terlalu dangkal karena saya pemain baru…mohon pencerahannya, BRAVO..!!!

  8. Joni
    April 1, 2010 at 2:49 am #

    pak saya mau nanya,

    1. Saya ada terima IMFPA yang saya tandatangani tanggal 4 march 2010. Dan yg katanya akan dibayar yang transaksinya lg perkembangan. Saya mau nanya apakah IMFPA akan dibayar setelah konfirmasi pengiriman barang pertama sampai ?
    2. Berapa lama biasanya IMFPA itu dibayar ?
    3. Dan jika company saya belum dilegalisasi (belum dlm bentuk PT atau CV), apakah bisa bermasalah nantinya ?
    4. Dan jika sudah ditandatangani pay master apakah sudah sah ? tapi apakah sesudah di endorsement biasanya mereka kirim lagi IMFPA nya ?
    5. Apakah duitnya langsung masuk atau sebelum masuk diberitahu dulu ?

    makasi
    Joni

  9. Natalia
    May 19, 2010 at 10:20 am #

    Yth. Bapak Rahman Hakim..
    Saya mau tanya tentang NCND Agreement.
    Apakah ada format baku untuk pembuatan NCND Agreement itu?
    Apakah IMFPA ada setelah ada NCND Agreement? Atau bisakah IMFPA ada tanpa NCNDA, hanya mengacu pada perjanjian kerja sama?

    Apakah IMFPA atau NCNDA yang ada di internet merupakan format baku? Karna saya sedang membuat draft NCNDA dan IMFPA, hanya saja draft itu saya buat berdasarkan contoh2 yang ada di internet.

    Terima Kasih banyak, Pak Rahman Hakim.Saya benar2 terbantu juga dengan beberapa tanya jawab Bapak di website ini

  10. Dian
    December 15, 2010 at 9:48 pm #

    Yth Bp. Rahman Hakim

    Saya ingin bertanya, apa ya maksud “balance payable against BL” ? dan “balance payable against invoice” ?

    Terima Kasih.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.